Di dunia gurun pascaperang nuklir, langit selalu diselimuti debu radiasi.
Kamu adalah bara terakhir peradaban manusia—Datuk Bandar dari sebuah Bandar para penyintas. Di luar tembok, miliaran “mayat berjalan dan Daging berjalan” yang bermutasi akibat radiasi nuklir dan selalu kelaparan berkeliaran berkelompok, terus mengincar Nyawa segar di balik tembok. Di dalam Bandar, para penyintas yang ketakutan dan kelelahan menggantungkan harapan terakhir mereka pada kepemimpinanmu. Sumber menipis, bahaya mengintai di mana-mana, dan tatanan lama telah lenyap tanpa jejak.
Kamu harus membangun tembok tinggi, menyalakan cahaya, membangun kembali rumah di tengah keputusasaan, dan menghidupkan kembali peradaban di atas reruntuhan.
Apakah Bandar ini akan menjadi Bahtera Nuh bagi umat manusia, atau justru berubah menjadi batu nisan lain di akhir zaman? Jawabannya ada di tanganmu.
Pembangunan Bandar Gurun
Dalam situasi putus asa dengan Sumber yang langka, rencanakan dan bangun Rumah Penduduk, lahan pertanian, serta sistem Elektrik dan pengairanmu untuk mempertahankan hidup dan harapan para penyintas.
Pertahanan di Ambang Kehancuran
Bangun Tembok Bandar dan benteng Pertahanan yang kokoh, Kerahkan Pasukan Elit, lalu tahan gelombang zombi tanpa akhir dan mutan gila.
Jelajahi yang Tak Dikenal
Kirim Pasukan jauh ke dalam gurun yang penuh krisis, cari persediaan berharga, pecahkan rahasia warisan dunia lama, dan ungkap lapis demi lapis kebenaran kehancuran dunia.
Benturan Kekuatan
Bentuk aliansi dengan Bandar lain, atau lancarkan perang untuk memperebutkan Sumber Langka. Di gurun ini, kerja sama dan pengkhianatan adalah tema abadi.
Pembinaan Bandar di Tengah Gelombang Zombi
*Didukung oleh teknologi Intel®